Logo Yuppentek2
Segenap Sivitas Akademika mengucapkan selamat kepada segenap guru yang melaksanakan pembelajaran dengan memberi kesempatan/keleluasaan siswa melakukan kegiatan-kegiatan eksplorasi/riset/praktik, untuk mendapatkan pengetahuan, sikap dan ketrampilan sehingga menumbuhkan kreatifitas dan inovasi-inovasi pengembangan teknologi .... bravo smk yuppentek2, insya Allah.
Our News
17-Nov-2017 |PROGRAM PENGEMBANGAN SMK YUPPENTEK-2 KAB.TANGERANG
SISTEMATIKA : 1. Data dan Kondisi SMK Yuppentek-2; 2. Tantangan SMK 3. Peta Jalan Revitalisasi; more.

07-Apr-2017 |UJI KOMPETENSI DAN LKS 2017
Menghadapi kegiatan-kegiatan asessment akhir pada tahun 2017 meliputi Uji Kompetensi(Ujikom), Ujian more.

25-Mar-2017 |Pembangunan Ruang Kelas Baru(RKB) 2016
MoU antara Kasubdit Kelembagaan dan Sarana dan Prasarana Ditpsmk dan Kepala SMK Yuppentek2 Curug; Ka more.

05-Apr-2017 |Peringatan Hari-hari Bersejarah Nasional Diadakan Diskusi
Dalam melaksanakan misi SMK Yuppentek2 yakni : Menyelenggarakan pendidikan unggulan dan pelatihan un more.

20-May-2016 |Mutu Pendidikan Ditentukan Oleh Proses Pembelajaran
Banyak metoda pembelajaran yang ditawarkan dari riset-riset akademik keguruan. Hasil-hasil riset aka more.

 
Our News | Hot News

1 25-Mar-2017 | Pembangunan Ruang Kelas Baru(RKB) 2016
MoU antara Kasubdit Kelembagaan dan Sarana dan Prasarana Ditpsmk dan Kepala SMK Yuppentek2 Curug; Kamore.
2 20-May-2016 | Mutu Pendidikan Ditentukan Oleh Proses Pembelajaran
Banyak metoda pembelajaran yang ditawarkan dari riset-riset akademik keguruan. Hasil-hasil riset akamore.
3 07-Nov-2013 | Pembelajaran 'Saintifik dan Penilaian Otentik' Pada SMK
Dengan pemberlakuan kurikulum 2013 pada SMK yang masih terbatas, yang menarik adalah metoda 'pembelajaran saintifik dan penilaian otentik', yang membuat sebagian besar guru harus melakukan perubahan cara pembelajaran yang selama ini pembelajaran guru aktif layaknya perkuliahan(lama) menjadi kegiatan siswa melakukan pembelajaran mengikuti 'langkah-langkah metoda ilmiah' yang meliputi : 1. Merumuskan masalah yang tak lain adalah kompetensi/kompetensi inti dan kompetensi dasar; 2.Mengumpulkan keterangan/informasi/data; 3. Menyusun hipotesis/dugaan sementara; 4. Melakukan percobaan/penjelajahan/pengukuran dll.; 5. Menarik kesimpulan, ini dilakukan melalui diskusi, seminar, workshop, loka karya; 6. Melakukan percobaan/eksperimen untuk menguji kesimpulan Tahap-tahap metoda ilmiah itu harus tercermin dalam kegiatan pembelajaran saintifik dimaksud. Agar siswa dapat melakukan penggalian/penjelajahan yang terarah, guru dapat menetapkan variabel bebas dan variabel terikat -- yang mempengaruhi dan yang dipengaruhi-- sehingga siswa dalam pencarian fenomena/kejadian riel dalam teks informasi: rekaman audiovisual, gambar-gambar, deskripsi atau pun narasi, bahkan pada obyek dan lingkungan yang sebenarnya. Hemat penulis, agar sasaran pengamatan tepat, dan penggambaran kejadian yang direkam, ada baiknya guru harus menyiapkan format-format yang biasa terdapat dalam 'lembaran kerja survei' yang sistemik, biasanya siswa tinggal mengisi informasi/data hasil pengamatan secara runut, ini dimaksudkan sebagai pembimbing/guide siswa dalam menjelajahi obyek survei, dan ketika data rekaman yang diminta adalah hasil pengukuran tentu saja siswa harus telah terampil menggunakan alat ukur yang memadai, begitupun data kinerja suatu pesawat/mesin, maka guru telah menyiapkan pesawat/mesin yang sesungguhnya dalam keadaan bekerja di dalam workshop yang memadai. Ketika data/informasi hasil pengamatan lingkungan maka siswa pun harus terjun langsung di lingkungan yang sesungguhnya. Jangan lupa redaksional lembaran kerja siswa(lks) di upayakan yang lengkap dan memuat berbagai variabel, dan hubungan antara variabel, juga ditetapkan variabel epsilon sebagai solusi alternatif ketika hipotesis tidak terjawab. Dengan logis hubungan variabel satu dengan lainnya masih bisa dibimbing dengan tabel-tabel, narasi/deskripsi yang harus diisi, bisa juga pertanyaan-pertanyaan yang menarik untuk menumbuhkan antusiasme sekaligus memenuhi aspek-aspek seperti pemahaman/pengertian, analisis, sintesis, evaluasi, psikomotorik, afektif yang masing-masing dikemas dengan menumbuhkan sikap 'ingin tahu/inquiry'. Jika data/informasi telah direkam/ditulis dalam lembaran kerja oleh masing-masing siswa, maka guru mengarahkan siswa-siswinya untuk mendiskusikannya secara klasikal atau kelompok dan peranan guru tak lain sebagai panelis sekaligus fasilitator sehingga siswa-siswa itu mampu menarik kesimpulan dengan leluasa. Ketika suatu konsep dan konsep lain memiliki hubungan/relevansi yang mendasar, maka guru sebagai panelis harus tampil menjelaskan dan menegaskan jenis hubungan itu. Hal ini akan mendorong penemuan-penemuan secara empirik sebagai pelampiasan 'rasa ingin tahu' siswa dalam kegiatan di luar jam pelajaran baik secara terstruktur ataupun mandiri. Penilaian Otentik, bagi guru yang berpengalaman, pada dasarnya penilaian otentik merupakan penilaian yang menyeluruh dalam 'taksonomi Bloom' meliputi kognitif, afektif dan psikomotorik. Implementasi penilaian otentik ini akan dilakukan baik dalam proses pembelajaran ataupun dalam kegiatan evaluasi sebagaimana yang telah guru skenariokan.
4 28-Oct-2013 | Program Keahlian(baru): Teknik Gambar Konstruksi&Orientasi Formula Pembelajaran
Dengan sangat mempertimbangkan 'kelangkaan' tenaga teknis konstruksi sipil, SMK Yuppentek2, telah memore.
5 04-Aug-2011 | Olimpiade kejuruan BLK tingkat Propinsi
Dalam kegiatan ini, peserta dari BLK Serpong yang berasal dari SMK Yuppentek2 tercatat dua orang untmore.
6 29-Jul-2011 | Lomba Kompetensi Siswa 2011
SMK Yuppentek2 yang lolos tingkat kabupaten enam peserta dan masuk tingkat propinsi. Hasilnya baru mmore.

About Us  
1.

more.

2.

 

nilam,drs,sh

more.

3.

Riwayat sekolahmore.

Calender  
1.

 

1. Pendaftaran S...more.

2.

more.

3.

Analisis Kurikulum Implementatif

Perkembangan ilmu pengetahuan dan tekno...more.

 
   
All rights reserved | copyright 2009 | versi 2.0 powered by CnPluS