Logo Yuppentek2
Segenap Sivitas Akademika memastikan diri untuk persiapan : (1) Ujikom produktif( mulai 22 Januari s.d 24 Februari 2018): oleh sekolah(LSP1) meliputi : Teknik Pemesinan, TGM dan TGK; diuji oleh LSP-terkait bagi Prok: Teklis & Elin; RPL & TKJ; TKR & TSM. (2) Ujian Sekolah Berstandar Nasional(USBN semua mapel) secara on line: 19 s.d 24 Maret 2018); (3) UNBK secara on line B.Ind;B.Ingg;Matematika;T.Kej : 03 s.d 06 April 2018; (4) Pengumuman Kelulusan: 02 Mei 2018, ... bravo smk yuppentek2, insya Allah.
Our News
12-Jan-2018 |PROGRAM PENGEMBANGAN SMK YUPPENTEK-2 KAB.TANGERANG
SISTEMATIKA : 1. Data dan Kondisi SMK Yuppentek-2; 2. Tantangan SMK 3. Peta Jalan Revitalisasi; more.

07-Apr-2017 |UJI KOMPETENSI DAN LKS 2017
Menghadapi kegiatan-kegiatan asessment akhir pada tahun 2017 meliputi Uji Kompetensi(Ujikom), Ujian more.

25-Mar-2017 |Pembangunan Ruang Kelas Baru(RKB) 2016
MoU antara Kasubdit Kelembagaan dan Sarana dan Prasarana Ditpsmk dan Kepala SMK Yuppentek2 Curug; Ka more.

05-Apr-2017 |Peringatan Hari-hari Bersejarah Nasional Diadakan Diskusi
Dalam melaksanakan misi SMK Yuppentek2 yakni : Menyelenggarakan pendidikan unggulan dan pelatihan un more.

20-May-2016 |Mutu Pendidikan Ditentukan Oleh Proses Pembelajaran
Banyak metoda pembelajaran yang ditawarkan dari riset-riset akademik keguruan. Hasil-hasil riset aka more.

 
Our News | Article

1 30-Jan-2015 | SENI HANYALAH SENI (Pengantar Mapel Seni Budaya)
Oleh : Luqman Trip Umiuki

Iftitah

“Hidup ini indah,” ujar seorang ayah kepada anaknya more.

2 22-Jan-2015 | Dirgahayu YUPPENTEK-ku
Oleh : Luqman Trip umiuki

Selamat pagi, Indonesia, seekor burung mungil mengangguk
dan menyanyi kecil buatmu


Dengan dua larik cantik itu Sapardi Djoko Damono membuka puisi “Selamat Pagi Indonesia”. Lantas, dengan cantiknya menggamitkan nuansa cinta yang sangat indah lewat larik berikutnya:

 

aku pun sudah selesai, tinggal mengenakan sepatu,
kemudian pergi untuk mewujudkan setiaku padamu dalam
kerja yang sederhana

 

Begitu sederhana. Seorang Sapardi memang sederhana. Namun, kesederhanaannya justru begitu menggetarkan sukma:

 

bibirku tak bisa mengucapkan kata-kata yang sukar dan
tanganku terlalu kurus untuk mengacu terkepal
selalu kujumpai kau di wajah anak-anak sekolah,
di mata para perempuan yang sabar,
di telapak tangan yang membatu para pekerja jalanan;
kami telah bersahabat dengan kenyataan
untuk diam-diam mencintaimu

 

Ya, selalu kita jumpai di wajah anak-anak sekolah. Wajah-wajah yang mencitrakan harapan Indonesia masih punya harapan. Ya, sebagaimana wajah-wajah yang dalam tiga hari berturut-turut (15 s.d. 17 Januari 2015) menceriakan SMK Yuppentek (Yayasan Usaha Peningkatan Pendidikan Teknologi) 2 Tangerang dengan beragam kegiatan. Tampak anak-anak yang dengan penuh antusias berlomba baca puisi dan pidato berbahasa Inggris. Musik yang cantik pun mengalun dari pelataran sekolah ditingkah aroma sedap dari arena lomba memasak, sementara di beberapa kelas sebagian siswa adu cermat menaklukkan soal-soal matematika, fisika, dan kimia; sebagian lainnya adu piawai dalam beragam praktikum di celah servis gratis sepeda motor bagi masyarakat di sekitar sekolah. Dalam arena tanding di tanah lapang, sorak-sorai membahana ketika gol indah berhasil disarangkan. Demikian halnya ketika bola voli bundar melesak membobol pertahanan yang kokoh.

 

Sementara itu, di celah pidato seremoni hari jadi Yuppentek, dalam hal ini berulang tahun ke-47, Kasek SMK Yuppentek 2 Drs. Nilam, S.H. menyisipkan pernyataan apresiatif kepada pengurus OSIS yang menggelar kegiatan tersebut. Kegiatan yang menyiratkan prestasi yang sangat membanggakan. Prestasi yang tentunya mencitrakan gairah anak bangsa dalam menyongsong masa depan.

 

Ya, pidato itu menjadi semacam orasi budaya berlatar orkestra angklung yang dipersembahkan oleh ibu-ibu SMK Yupentek 2 dengan lagu “Nyiur Hijau” gubahan Maladi:

 

Nyiur hijau ... dst.

 

Tanah airku

Tumpah darahku

Tanah yang subur

Kaya makmur

 

Penampilan yang dipersiapkan dengan berlatih sekadarnya di celah waktu mengajar itu ditutup dengan nyanyi bersama anak-anak:

 

Ribuan kilo  jalan yang kau tempuh

Lewati rintang untuk aku anakmu

Ibuku sayang masih terus berjalan

Walau tapak kaki penuh darah penuh nanah
Seperti udara kasih yang engkau berikan
Tak mampu ku membalas . . . 

Ibu . . . 

 

Ingin  kudekat   dan menangis di pangkuanmu

Sampai kutertidur bagai masa kecil dulu
Lalu doa-doa baluri skujur tubuhku
Dengan apa membalas

Ibu . . .

 

Lagu “Ibu” karya Iwan Fals itu menjadi koor yang indah menggetarkan halaman SMK Yuppentek 2. Semua bernyanyi sekaligus mengenang ibu. Ya, ibu yang ikhlas, ibu yang mulia, ibu yang berjuang pada sekujur usianya...; dan Yuppentek adalah ibu sebagaimana lagu yang juga berjudul “Ibu” yang digubah Luqman Trip Umiuki untuk SMK Yuppentek 2:

 

Ibu

untuk SMK Yuppentek 2

la = A

4/4 maestoso

 

Buku dan ilmu sahabat nan setia

Menggapai cinta dan cita mulia

Membangun bangsa dan negri tercinta

Megah jayalah Indonesia raya

 

Reff:

Yuppentekku ibu nan sabar setia

Mengasuh tak keluh mengasih tak pamrih

bagai mentari dan cahyanya

3 22-Jul-2013 | Ramadhan dan Permasalahan Pelajar
Oleh : Iyoh Masruroh