Logo Yuppentek2
Segenap Sivitas Akademika mengucapkan selamat kepada segenap guru yang melaksanakan pembelajaran dengan memberi kesempatan/keleluasaan siswa melakukan kegiatan-kegiatan eksplorasi/riset/praktik, untuk mendapatkan pengetahuan, sikap dan ketrampilan sehingga menumbuhkan kreatifitas dan inovasi-inovasi pengembangan teknologi .... bravo smk yuppentek2, insya Allah.
Our News
17-Nov-2017 |PROGRAM PENGEMBANGAN SMK YUPPENTEK-2 KAB.TANGERANG
SISTEMATIKA : 1. Data dan Kondisi SMK Yuppentek-2; 2. Tantangan SMK 3. Peta Jalan Revitalisasi; more.

07-Apr-2017 |UJI KOMPETENSI DAN LKS 2017
Menghadapi kegiatan-kegiatan asessment akhir pada tahun 2017 meliputi Uji Kompetensi(Ujikom), Ujian more.

25-Mar-2017 |Pembangunan Ruang Kelas Baru(RKB) 2016
MoU antara Kasubdit Kelembagaan dan Sarana dan Prasarana Ditpsmk dan Kepala SMK Yuppentek2 Curug; Ka more.

05-Apr-2017 |Peringatan Hari-hari Bersejarah Nasional Diadakan Diskusi
Dalam melaksanakan misi SMK Yuppentek2 yakni : Menyelenggarakan pendidikan unggulan dan pelatihan un more.

20-May-2016 |Mutu Pendidikan Ditentukan Oleh Proses Pembelajaran
Banyak metoda pembelajaran yang ditawarkan dari riset-riset akademik keguruan. Hasil-hasil riset aka more.

 
Our News | Article

1 09-Oct-2017 | Metoda Pembelajaran Yang Efektif dan Efisien
Oleh : nilam,drs,sh

Hasil temuan para ahli metmore.

2 24-Feb-2017 | Pendidikan Di Tengah Hiruk Pikuknya Hoax
Oleh : Nilam, Drs,S.H.

Pendidikan sebagai kegiatan samore.

3 10-Mar-2017 | PENDIDIKAN DI ERA OTONOMI DAERAH
Oleh : nilam,drs,sh

Kebijakan desentralisasi ditetapkan dan diberlakukan oleh pemerimore.

4 10-Mar-2017 | Selintas Pembelajaran Berbasis Produksi
Oleh : nilam,drs,sh

Sering diimpikan oleh masyarakat ketika menghadapi peledakan penmore.

5 29-Mar-2016 | Dua Sisi Pendidikan SMK
Oleh : nilam,drs,sh

Ketika pendidikan smk mengarah ke tujuan 'utamanya kerja' dan 'melanjutkan ke pendidikan tinggi' sebenarnya kalau mau jujur, kita sedang menghadapi dua sisi jalan yang relatif lebih besar dari kebiasaan sebelumnya. Tetapi ketika kita mampu mendulang dan mengoptimalkan dukungan dari sekitar dan sekitar peduli terhadap beban tersebut dengan penuh kesadaran terhadap tujuan yang dapat menciptakan hubungan mutualisma, keyakinan keberhasilan bukan hal yang mustahil.

Kejujuran para pihak

Kejujuran atas pemahaman tujuan dimaksud seharusnya menjadi motivasi yang tampak pada sikap dan perilaku positif dan bermanfaat bagi para pihak yakni : penyelenggara termasuk pengelola; masyarakat termasuk Dunia Usaha/Industri; dan pemerintah. Semua pihak pasti memahami betapa besar manfaat jika tujuan itu dicapai akan mengubah semua aspek kehidupan berbangsa, bernegara bahkan sebagai warga dalam pergaulan dunia. Di sini para pihak juga masing-masing memiliki tujuan  sebagai kewajiban pencapaian tujuan sendiri baik individu/entitasnya tetapi juga memiliki kesadaran umum/perhatian terhadap perubahan secara bersama-sama pihak lain dimaksudkan di sini adalah pendidikan kejuruan. Karena pendidikan kejuruan mampu mensupport pencapaian tujuan jangka pendek karena kepragmatisannya, juga tujuan jangka panjang karena pendidikan yang futuristik merupakan investasi hidup masa depan yang realistik.

Kejujuran di sini, agar para pihak tidak lagi terobsesi dengan tujuan individu/entitas-nya yang sering mengorbankan pendidikan kejuruan, melainkan juga memiliki kepedulian terhadap pendidikan kejuruan sebagai investasi yang mampu menjaga individu/entitas manusia terhadap goncangan kehidupan karena perubahan yang terjadi dan menimpa para pihak baik secara individu ataupun secara entitas/komunitas-nya. Banyak praktik-praktik yang secara terang-terangan ataupun tersembunyi yang merugikan pendidikan kejuruan. Semisal korupsi, yang dilakukan oleh pihak manapun, juga kolusi atau bahkan nepotisme. KKN sebuah bentuk penyimpangan, penyimpangan karena obsesi sempit yakni mewujudkan keinginan berlebih bagi kepentingan individu/entitas-nya. Pihak penyelenggara termasuk pengelolanya melakukan penyimpangan dalam bentuk KKN bukankah untuk pemenuhan 'berlebih' bagi individu/entitas-nya? hanya untuk membuat tampilan yang mengagumkan, mentereng, mengherankan, menakjubkan, keberhasilan hidup, prestasi, wibawa yang semua itu hanyalah tampilan yang 'semu/bias/palsu/ immitasi belaka? Tetapi ketika itu pihak yang paling dirugikan adalah institusi pendidikan kejuruan. Kata kunci 'kejujuran' di sini adalah kesetimbangan antara nilai 'hak' dan nilai 'kewajiban'. Kalau ingin dihargai nilai haknya, hargai pula nilai kewajibannya. Ajaran(agama) antara lain melarang sikap iri, kecuali  terhadap orang yang membelanjakan nikmat Allah di jalan kebenaran dan orang yang mengajarkan ilmu yang bermanfaat kepada orang lain di jalan Allah.

Penyimpangan baik oleh internal ataupun eksternal institusi pendidikan kejuruan sama-sama buruknya, yang lebih parah jika dilakukan oleh internal, karena ini menimbulkan pengaruh lebih buruk dan fatal secara langsung, tetapi penyimpangan oleh eksternal yang secara tidak langsung pun bisa mendorong internal melakukan penyimpangan, tetapi penyimpangan juga berpengaruh buruk terhadap institusi secara keseluruhan sistem pendidikan kejuruan. 

Penyalahgunaan DUDI terhadap siswa PKL yang menganggap sebagai tenaga gratis dengan tanpa mempedulikan tujuan PKL, apalagi kegiatan peserta PKL memerlukan belanja ekstra. Sementara KKN oleh pemerintah di bidang pendidikan kejuruan ibaratnya pagar makan tanaman, begitupun ketika penyimpangan yang dilakukan oleh penyelenggara pendidikan, Yang terakhir tak bedanya dengan benalu yang akan mati merana bersama inangnya.

Butuh komitmen dan konsistensi

Komitmen tidak sebatas retorika seperti zat pemanis kimiawi, semakin banyak dikonsumsi semakin menumpukan racun yang mengancam kesehatan. Komitmen yang tulus diikuti konsistensi yang ikhlas untuk mewujudkan peran pendidikan kejuruan simbiosa mutualisma, antara pendidikan kejuruan di satu sisi dan para pihak pemangku kepentingan di sisi yang lain. Sebab semua mempunyai harapan yang sama sebagaimana uraian di atas. Artinya perlunya dibangun saling kepercayaan kedua pihak. Pihak smk melihat banyak obyek pekerjaan pada DUDI yang sebenarnya bisa dijadikan subyek pembelajaran/pelatihan yang semakin efektif di smk, sebaliknya DUDI sebaiknya memandang smk sebagai fasilitas untuk dijadikan lembaga 'riset and development/R&D' produk, baik sebagai kajian spesifikasi atau uji produk, bahkan jangka pendeknya penerapan inovasi produk dan jangka panjangnya untuk meriset spesifikasi produk menjadi pengembangan produk untuk 'competitif stage' lebih-lebih pertimbangan ekonomis dimasukkan sebagai salah satu faktornya.

Pandangan di atas membutuhkan pemahaman jangka panjang, dan juga pembagian tanggungjawab masing-masing secara bisnis. SMK sebagai lembaga R&D dan maksimalnya hanya sampai masterpro dan bukan untuk produk masal.

SMK tertentu bahkan mampu memproduk spare part mesin yang selama ini diimpor, ini relevan ketika pemerintah menekankan pada peningkatan 'kandungan lokal'. Industri yang nasionalis tentu paham peran smk, sekaligus mengurangi biaya tinggi dan mendorong 'alih teknologi'. Persoalannya terletak pada : kepercayaan industri terhadap smk masih sangat-sangat rendah, lebih-lebih para eksekutif perusahaannya bermental "fee" atau masih bermental penjajah atau masih ber-underestimate terhadap kemampuan anak bangsa sendiri. Sementara smk sendiri masih yang dikelola secara birokratis dan belum 'techopreneur' yang selama ini masih sangat mengandalkan apbn.

Bilakah antara smk dan industri menjadi satu kesatuan joint operasional?

Ada beberapa resep, antara lain :

1. Kembangkan percaya diri para pengelola smk, bahwa institusi smk dapat dikembangkan kemampuannya sebagai lembaga/pusat R&D industri, dengan produk-produk masterpro-nya;

2. Industri melalui CSR-nya hendaknya mendorong smk sebagai R&D dan bersihkan atau jauhkan para eksekutif-eksekutif yang bermental 'calo/freelans';

3. Perlakukan smk sebagai mitra bisnis yang sejajar, berikan order berikut hak dan kewajiban sebagai subyek hukum yang dewasa yang mampu memikul resiko dan tanggung jawab atas transaksi;

4. Pemerintah dengan kebijakannya harus mampu melindungi para pihak secara adil yang bersih dari 'mental calo/fee' dan ciptakan iklim yang mendorong 'alih teknologi' dengan menumbuhkan industri sebagai pengguna hasil riset anak bangsa melalui lembaga pendidikan smk/perguruan tinggi nasional.

Ketika masing-masing menghayati arti pentingnya bangsa yang mandiri, uraian di atas pasti terlaksana, ... isyaAllah.

 

 

 

 

 


6 18-Mar-2016 | Runtuhkah Langit Indonesiaku?
Oleh : nilam

Mencermati isi media sosial saat ini, penulis hanya seorang guru yang harus meng-emong sebagimore.


About Us  
1.

more.

2.

 

nilam,drs,sh

more.

3.

Riwayat sekolahmore.

Calender  
1.

 

1. Pendaftaran S...more.

2.

more.

3.

Analisis Kurikulum Implementatif

Perkembangan ilmu pengetahuan dan tekno...more.

 
   
All rights reserved | copyright 2009 | versi 2.0 powered by CnPluS