Logo Yuppentek2
Segenap Sivitas Akademika mengucapkan selamat kepada segenap guru yang melaksanakan pembelajaran dengan memberi kesempatan/keleluasaan siswa melakukan kegiatan-kegiatan eksplorasi/riset/praktik, untuk mendapatkan pengetahuan, sikap dan ketrampilan sehingga menumbuhkan kreatifitas dan inovasi-inovasi pengembangan teknologi .... bravo smk yuppentek2, insya Allah.
Our News
17-Nov-2017 |PROGRAM PENGEMBANGAN SMK YUPPENTEK-2 KAB.TANGERANG
SISTEMATIKA : 1. Data dan Kondisi SMK Yuppentek-2; 2. Tantangan SMK 3. Peta Jalan Revitalisasi; more.

07-Apr-2017 |UJI KOMPETENSI DAN LKS 2017
Menghadapi kegiatan-kegiatan asessment akhir pada tahun 2017 meliputi Uji Kompetensi(Ujikom), Ujian more.

25-Mar-2017 |Pembangunan Ruang Kelas Baru(RKB) 2016
MoU antara Kasubdit Kelembagaan dan Sarana dan Prasarana Ditpsmk dan Kepala SMK Yuppentek2 Curug; Ka more.

05-Apr-2017 |Peringatan Hari-hari Bersejarah Nasional Diadakan Diskusi
Dalam melaksanakan misi SMK Yuppentek2 yakni : Menyelenggarakan pendidikan unggulan dan pelatihan un more.

20-May-2016 |Mutu Pendidikan Ditentukan Oleh Proses Pembelajaran
Banyak metoda pembelajaran yang ditawarkan dari riset-riset akademik keguruan. Hasil-hasil riset aka more.

 
Our News | Article

1 09-Oct-2017 | Metoda Pembelajaran Yang Efektif dan Efisien
Oleh : nilam,drs,sh

Hasil temuan para ahli metmore.

2 24-Feb-2017 | Pendidikan Di Tengah Hiruk Pikuknya Hoax
Oleh : Nilam, Drs,S.H.

Pendidikan sebagai kegiatan samore.

3 10-Mar-2017 | PENDIDIKAN DI ERA OTONOMI DAERAH
Oleh : nilam,drs,sh

Kebijakan desentralisasi ditetapkan dan diberlakukan oleh pemerintah melalui UU no.32/1999, masyarakat akademisi banyak mencari referensi tentang otonomi daerah. Untuk menggali pemahaman kewenangan pemerintah apa saja yang akan dilimpahkan dari pusat ke daerah (desa, kabupaten/kota, atau propinsi?). Bagaimana institusi formal harus menjalankan fungsi dan tugasnya? Dengan taktik dan strategi yang mana untuk mempermudah pencapaian tujuan organisasinya. Digambarkan dalam buku Reventing Gouvernment yang ditulis T.Osborn yang intinya bahwa, otonomi daerah akan berhasil mewujudkan tujuan kehidupan berbangsa jika partisipasi masyarakat dalam pembangunan itu tinggi. Dengan partisipasi yang demikian maka peran pemerintah yang lebih menonjol pada antara lain fungsi : ijin/lisensi, administrasi, budgeting. Salah satu kewenangan yang dilimpahkan adalah 'kewenangan pendidikan' dari pemerintah pusat kepada daerah kabupaten/kota. Keleluasaan partisipasi masyarakat dalam pembangunan pendidikan sangat luar biasa, ini terlihat pada kemunculan sekolah-sekolah khususnya sekolah menengah kejuruan swasta, yang secara kuantitatif berlipat-lipat dari jumlah smk negeri. Kondisi seperti ini sering membuat birokrat di daerah ingin mempertahankan 'status quo' seperti sebelum otonomi, sehingga memperlakukan lebih kepada sekolah negeri daripada sekolah swasta. Ketika partisipasi masyarakat demikian tinggi, maka pertumbuhan institusi smk nyaris tak terkendali, karena kebijakan pemerintahan daerah lebih ditentukan oleh para wakil rakyat, lebih-lebih pada kondisi 'parliement heavy'. Maka pada titik waktu tertentu nanti secara alamiah akan terjadi institusi smk akan mengalami penurunan jumlah (decline) terutama institusi-institusi smk yang tidak mampu memberi pelayanan bermutu, sedangkan yang tersisa institusi-institusi yang mampu memberi pelayanan yang baik/bermutu sehingga terjadilah keseimbangan antara 'stock and demand', sejak saat seperti terakhir institusi pendidikan yang bertahan adalah institusi negeri atau swasta yang bermutu.

4 10-Mar-2017 | Selintas Pembelajaran Berbasis Produksi
Oleh : nilam,drs,sh

Sering diimpikan oleh masyarakat ketika menghadapi peledakan penmore.

5 29-Mar-2016 | Dua Sisi Pendidikan SMK
Oleh : nilam,drs,sh

Ketika pendidikan smk mengarah ke tujuan 'utamanya kerja' dan 'mmore.

6 18-Mar-2016 | Runtuhkah Langit Indonesiaku?
Oleh : nilam

Mencermati isi media sosial saat ini, penulis hanya seorang guru yang harus meng-emong sebagimore.


About Us  
1.

more.

2.

 

nilam,drs,sh

more.

3.

Riwayat sekolahmore.

Calender  
1.

 

1. Pendaftaran S...more.

2.

more.

3.

Analisis Kurikulum Implementatif

Perkembangan ilmu pengetahuan dan tekno...more.

 
   
All rights reserved | copyright 2009 | versi 2.0 powered by CnPluS